KOMODITAS

Cerita dari Desa Cengkeh

02/09/2018

MUNDUK.CO – Sore itu, ketika menyusuri  jalan dari Desa Banjar menuju Munduk dengan motor, saya mencium harum cengkeh. Ya, sekarang musim cengkeh berbunga, panen raya malah. Aroma cengkeh menguar dari jajaran bunga cengkeh yang dijemur beralas plastik, juga dari pucuk-pucuk pohon di beberapa bagian jalan. Tak jarang, saya melihat ada beberapa bunga cengkeh yang kelewat […]

Baca Selengkapnya

ALAM

Larisnya Daun Cengkeh di Munduk Membawa Kabar Buruk

31/08/2018

Secara alamiah pohon cengkeh mendapatkan nutrisi dari guguran daun-daunnya yang berserakan di tanah. Daun-daun tersebut mengandung fungisida yang ampuh untuk menangkal jamur yang kerap menjangkiti akar pohon, selain pula berfungsi menjadi humus yang membantu kesuburan tanah. Cengkeh membawa takdir sebagai pohon yang mampu mandiri menjaga kelestarian hidup dirinya maupun sekitarnya. Perihal pengetahuan ini tidaklah disadari […]

Baca Selengkapnya

ALAM

Melawan Atau Berdamai dengan Sampah Plastik?

01/12/2017

Disadari atau tidak, keseharian kita dikepung oleh aneka produk berbahan dasar plastik. Mulai perlengkapan kamar mandi hingga ruang tidur. Dari perabotan rumah tangga sampai piranti teknologi. Jam weker yang menggugah kita pagi-pagi, telepon genggam, sikat gigi, saluran air, instalasi listrik, mainan anak-anak, panel-panel pada dashboard dan pintu mobl… Singkat kata, selama 24 jam, kita mustahil […]

Baca Selengkapnya

KOMODITAS

Kopi Munduk: Masa Lalu Sekaligus Bukan Masa Lalu

25/10/2017

Tanpa menyebut budaya menanam kopi, Munduk akan kehilangan bagian penting dari dirinya. Puthut Ea, penulis kondang yang juga menaruh pehatian besar kepada komoditas rempah dan kekayaan ragam kopi Indonesia itu, mengirimi saya sebuah risalah singkat berupa kumpulan cuitan sebuah akun Twitter. Isinya, jejak kesejarahan kopi di Bali Utara, termasuk di Desa Munduk. Titimangsa yang diacu […]

Baca Selengkapnya

KOMODITAS

Bertani Cengkeh: Tentang Keseimbangan Laku Memberi dan Menerima

31/08/2017

Harga satu kilogram daun cengkeh kering per hari ini (30/8) berada di kisaran Rp1.200. Jika satu kilogram daun cengkeh tersebut dijerengkan di atas sebuah permukaan tanah seluas kira-kira satu meter persegi, tebal tumpukannya antara 10 hingga 15 sentimeter. Seumpama jagat pertanian itu sebuah panggung raksasa, saya tidak lebih dari seorang “punakawan” di belakang sederet aktor […]

Baca Selengkapnya

ANEKA

Pojok Kopi Spesial Di Don Biyu

14/08/2017

Tiga hari lalu, saya diberi kabar menggembirakan oleh Bli Putu Ardana: di resto Don Biyu sudah ada pojok kopi spesial. Selama ini, di Bali Utara, banyak orang lebih mengenal kopi Banyuatis. Padahal ada banyak penghasil kopi, salah satu yang spesial adalah daerah Munduk. Hanya sayang, kurang dimaksimalkan potensinya. Kopi Munduk selama ini hanya diambil oleh para […]

Baca Selengkapnya

ANEKA

Mensyukuri Berkah dan Panen di Pura Kopi

07/08/2017

Mungkin Mojang Priyangan boleh berbangga karena Tuhan menciptakan Bandung saat sedang tersenyum. Dianugerahi lanskap dan kawasan yang indah nan sejuk, mereka mungkin sudah cukup bahagia dengan tempat tinggalnya. Meski mereka yang bangga itu belum tahu, ada sebuah desa di Bali Utara yang dianugerahi Tuhan bentang alam yang lebih baik dari Bandung. Kalau boleh menyombongkan diri, […]

Baca Selengkapnya

ANEKA

Munduk dan Sebuah Kabar Baik

04/08/2017

Saya sedang minum kopi di sebuah kedai yang menghadap ke laut di dekat bekas dermaga pelabuhan Buleleng ketika ponsel saya berdering. “Sudah tahu nggak, Bli, baru dua minggu dirilis, Munduk.co sudah nongol di Alexa?” Suara Adit di seberang terdengar bertenaga. Selain dorongan hasratnya dalam upaya menyampaikan kabar baik, suara itu saya yakin ditenagai oleh pulihnya […]

Baca Selengkapnya

ANEKA

Seandainya Semua Petani Cengkeh Seperti Komang Armada

03/08/2017

Nafas saya hampir habis ketika kami baru tiba di tempat peristirahatan. Kepala saya sakit, semua darah sepertinya sedang menyerbu ke otak. Beruntung waktu istirahat kami disuguhi kelapa muda serta nasi ayam campur, kalau tidak bisa jadi saya bakal pingsan sebelum keluar dari kebun. Kala itu, saya beserta tim ekspedisi Munduk tengah diajak mengelilingi perkebunan cengkeh. […]

Baca Selengkapnya

KOMODITAS

Kopi Arabika Blue Tamblingan

02/08/2017

Ketika dua bulan lalu, saya mencicip kopi arabika dari Tamblingan, saya penasaran dengan hamparan lahannya. Kopi tersebut sangat istimewa. Hanya mungkin kurang baik dalam soal petik dan pengolahan pascapanen. Bersama Bli Putu Ardana, saya dibawa ke lahannya. Lalu bersama dengan petani di sana, kami sama-sama belajar petik merah, teknis memetiknya, dan melakukan pengolahan pascapanen, utamanya […]

Baca Selengkapnya