ANEKA

Jukut Undis: Kerepotan yang Menyenangkan

21/07/2017
oleh:

Bagi beberapa orang, urusan makan adalah soal keseruan. Namun tentu, rasa juga penting untuk selalu dipertimbangkan. Lantas, bagaimana apabila ada sebuah menu masakan, yang memadukan keseruan dan rasa?

Di Desa Munduk, Bali Utara, ada salah satu menu sup yang cukup langka. Alasannya, salah satu bahan tidak mudah ditemukan di pasar setempat. Bahan yang saya maksud adalah jukut undis muda. Dan nama masakan yang kami, tim Ekspedisi Munduk gemari adalah sup jukut undis, atau sup kacang hitam.

Ya, memang harus spesifik: jukut undis yang masih muda. Di pasar setempat masih lebih mudah menemukan jukut undis yang sudah tua. Namun, seperti penuturan Bli Ono, koki yang meracik sup ini, jukut undis muda jauh lebih enak untuk dimasak. Apalagi, jika Anda memasaknya langsung sekaligus dengan kulitnya.

Anda tak salah membacanya. Sup akan jauh lebih enak apabila jukut undis dimasak sekalian dengan kulitnya. Pernyataan serupa juga disampaikan Putu Ardhana, Bendesa (Kepala Adat) Desa Munduk.

Perhatikan foto di atas. Kacang yang berwarna hijau adalah jukut undis yang masih muda, demikian juga dengan kulitnya yang berwarna sama. Yang berwarna hitam, adalah jukut undis yang sudah tua. berwarna hitam, baik biji dan kulitnya.

Jika hendak memasak menggunakan jukut undis yang sudah tua, Anda harus mengelupasnya terlebih dahulu dan hanya menggunakan bijinya sebagai bahan sup.

“Biar lebih nikmat, kulitnya sekalian dimasukkan ke dalam air mendidih,” begitu kata Bli Ono ketika menggunakan jukut undis muda sebagai bahan utama.

Perlakuan sebelum dimasak pun tidak ribet. Anda bisa langsung memasukkannya ke dalam air mendidih atau menghilangkan “benang” di ujung kacang ini terlebih dahulu. Cara menghilangkannya sama seperti jika Anda hendak memasak menggunakan bahan buncis.

Bahan-bahan yang digunakan untuk memasak sup jukut undis ini begitu sederhana. Anda hanya membutuhkan jukut undis muda, bawang merah, bawah putih, garam, gula, dan lengkuas yang dimemarkan. Jika ingin sensasi pedas, bisa ditambahkan merica atau irisan cabai rawit.

Air sup akan berubah kehitam-hitaman, sesuai dengan namanya, sup kacang hitam. Aromanya sedikit asam tercium ketika mendekatkan hidung. Ketika mencicipnya, rasa gurih dan manis cukup dominan. Kacang yang dimasak pun menjadi lebih lunak dan mudah dikunyah.

Sup Jukud Undis

Kacang hitam khas Bali ini mengandung banyak kebaikan. Jika dikonsumsi secara rutin, jukut undis sangat baik untuk mengontrol kadar kolesterol dan bagus juga untuk para penderita diabetes. Antioksidan yang tinggi sangat baik untuk daya tahan tubuh, bahkan hingga membantu merawat kesehatan jantung.

Perjuangan yang menyenangkan

Meski dimasak beserta kulitnya, namun bukan berarti Anda dapat memakannya. Untuk menikmati jukut undis, Anda harus mengupasnya terlebih dahulu. Memang sedikit merepotkan karena Anda harus menggunakan tangan. Namun, setelah kerepotan ini, lahir kepuasan setelah menghabiskan dua porsi sup jukut undis. Setidaknya itu yang saya lakukan: belum puas dengan satu porsi saja.

Tapi inilah esensi dari “perjuangan” yang diajarkan sup jukut undis. Lelah setelah bekerja dengan segala kerepotannya akan terasa begitu nikmat. Ada kebanggaan dan kelegaan yang dirasakan setelah kita mendapatkan “hadiah” dari kerja keras tersebut.

Meski warnanya hitam, sup jukut undis memadukan dua unsur di balik makanan enak: keseruan dan rasa. Asyik mengupas kulit jukut undis, memasukkannya ke dalam mulut, menikmati sensasi gurih dan manis. Sebuah paket yang menyenangkan.

mm
Koki @arsenalskitchen.